KEGIATAN PELATIHAN KEAMANAN PANGAN BAGI UMKM OLAHAN MAKANAN

Cara produksi pangan yang baik merupakan salah satu faktor yang penting untuk memenuhi standar mutu atau persyaratan yang ditetapkan untuk pangan karena sangat berguna bagi kelangsungan hidup industri pangan yang berskala kecil, sedang, maupun yang berskala besar. Melalui cara produksi pangan yang baik ini, industri pangan dapat menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi dan aman bagi kesehatan. dengan menghasilkan pangan yang bermutu dan aman dikonsumsi, kepercayaan masyarakat niscaya akan meningkat dan industri pangan yang bersangkutan akan berkembang pesat. pangan yang aman dan bermutu harus bersedia bagi semua lapisan masyarakat. Pangan yang aman dan bermutu selama ini dihasilkan  dari dapur rumah tangga maupun dari industri pangan.

Berkembangnya tingkat kecerdasan sumber daya manusia membuat konsumen sekarang sudah memiliki pemikiran yang cerdas dan teliti dalam memilih dan menggunakan produk . Oleh karena itu, para UMKM harus mempunyai legalitas/Keamanan pangan salah satunya fasilitas PIRT pada produk olahan makanan yang diproduksi sehingga dapat memberikan rasa aman terhadap konsumen yang mengkonsumsi produk UMKM Kota Banjar dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Dalam rangka Produksi dan peredaran pangan oleh industri rumah tangga menurut pasal 43 Peraturan Pemerintah No. 28 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar menyelenggarakan Kegiatan Penyuluhan dan Sertifikasi Kesehatan bagi UMKM Tahun 2019 yang dibuka oleh Bapak H. Saifuddin, A.Ks, M.Kes selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar.

Kegiatan Penyuluhan dan Sertifikasi Kesehatan bagi UMKM Tahun 2019 ini dihadiri oleh 30 orang peserta UMKM makanan olahan se Kota Banjar yang belum pernah mengikuti Penyuluhan dan Sertifikasi kesehatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Rumah Makan Sunda ”Ibu Joko”  selama 2 hari pada hari Selasa dan Rabu tanggal 23 Juli s.d 24 Juli 2019.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Ibu Neneng Widya Hastuti, S.Sos, M.Si menyampaikan laporan kegiatan dan memberikan motivasi penting kepada para pelaku UMKM Kota Banjar supaya UMKM Kota Banjar semakin berkembang.

Materi tentang Penyuluhan dan Sertifikasi Kesehatan bagi UMKM disampaikan oleh Narasumber dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar, Dinas Kesehatan Kota Banjar dan Pakar/Pembicara Khusus/Praktisi.

Tujuan dari Kegiatan Penyuluhan dan sertifikasi Kesehatan bagi UMKM  TA. 2019 ini adalah :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan makanan yang baik bagi pengelolaan UKM Makanan Olahan;
  2. memberikan kepastian kebersihan dan kehigienisan suatu produk, sehingga dapat menentramkan batin yang mengonsumsinya (jaminan yang dapat dipercaya untuk mendukung klaim pangan bersih);
  3. Meningkatkan marketability produk dipasar ;
  4. Terpenuhinya legalitas usaha produk makanan olahan;
  5. Peningkatan citra produk

Sasaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya Usaha Pengelola UKM Makanan Olahan dan Minuman yang ada di Kota Banjar sehingga terwujudnya UKM yang tangguh dan Mandiri. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai UMKM silahkan datang ke Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar di Bidang Koperasi dan UKM kepada Bapak Hendra Gunawan, SE selaku Kepala Seksi UKM atau kepada staf bidang Koperasi dan UKM.

KEPALA DINAS KUKMP KOTA BANJAR HADIRI PUNCAK PERINGATAN HARKOPNAS KE 72 DI PURWOKERTO

Pada hari Jum’at tanggal 12 Juli 2019 gerakan koperasi Indonesia menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopkas) ke 72 yang berpusat di Kota Purwokerto, Jawa Tengah. Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banjar mengikutsertakan koperasi se-kota Banjar dan dekopinda Kota Banjar untuk menghadiri kegiatan Hari Koperasi Nasional Ke 72.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banjar H. Saifuddin, A.Ks, M.Kes turut hadir dipuncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 ini dengan didampingi oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Ibu Neneng Widya Hastuti, S.Sos, M.Si beserta staf.

Pada puncak acara dilakukan di GOR Satria dibuka oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution mewakili Presiden RI Joko Widodo yang batal hadir di acara Hari Koperasi Nasional ini, hadir dalam acara pembukaan Menteri Koperasi dan UKM RI AAGN Puspayoga, Ketua Umum Dekopin, Kapolda Jateng, Pangdam IV Diponegoro, Gubernur se- Indonesia para Bupati/Walikota serta tamu undangan lainnnya, Penyerahan
Penghargaan Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi serta Penyerahan KUR dilakukan dalam acara tersebut.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) mendukung penuh upaya penguatan peran koperasi dalam meningkatan daya saing sehingga mampu bersaing di pasar global. Salah satu upayanya, memfasilitasi promosi dan pemasaran bagi 13 koperasi unggulan pada Harkopnas Expo 2019 yang digelar pada 11-14 Juli 2019 di GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah.

Bersamaan dengan puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-72 yang di GOR Satria Purwokerto, para pelaku koperasi didorong untuk go digital.
Saat ini masih banyak koperasi yang menggunakan teknologi tradisional untuk menunjang transaksi finansial para anggotanya.
Hal ini disebabkan keterbatasan koperasi dalam pengadaan sebuah sistem yang handal dan efektif.
Sistem Digital Transaksi Indonesia (SDTI) sistem coopRASI sebagai solusi membuat koperasi maju dan berkembang terutama dalam industri digital

Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar yang hadir pada acara tersebut, menyampaikan harapannya agar Kota Banjar bisa meningkatkan peranan koperasi, khususnya meningkatkan perekonomian di Kota Banjar melalui koperasi.