Promosi Produk UMKM Dalam Rangka Hari Koperasi

Penyelenggaraan Promosi Produk UMKM / Pameran Produk UMKM diselenggarakan dalam tiga event pameran, yaitu Cooperative Fair, Smesco festipal, dan Pameran... Baca selengkapnya.."Promosi Produk UMKM Dalam Rangka Hari Koperasi"

Kelancaran Distribusi Produk Dalam Negeri Pengembangan Pasar Dan Distribusi Barang/ Produk/ Fasilitasi Promosi Dalam Negeri Dan Luar Negeri Melalui Pameran APEKSI 2017

Sebagai daerah yang terus berkembang, Pemerintah Kota Banjar  perlu terus senantiasa melakukan promosi baik diluar maupun di Kota Banjar, peluang... Baca selengkapnya.."Kelancaran Distribusi Produk Dalam Negeri Pengembangan Pasar Dan Distribusi Barang/ Produk/ Fasilitasi Promosi Dalam Negeri Dan Luar Negeri Melalui Pameran APEKSI 2017"

Penyuluhan Dan Sertifikasi Kesehatan Bagi UMKM

Cara produksi pangan yang baik merupakan salah satu faktor yang penting untuk memenuhi standar mutu atau persyaratan yang ditetapkan untuk... Baca selengkapnya.."Penyuluhan Dan Sertifikasi Kesehatan Bagi UMKM"

Kegiatan Kelancaran Distribusi Produk Dalam Negeri Pengembangan Pasar Dan Distribusi Barang/ Produk/ Fasilitasi Promosi Dalam Negeri Dan Luar Negeri Melalui Pameran Apeksi 2016

Gelora Kota Baru Jambi (27/07/2016) – Sebagai daerah yang terus berkembang, Pemerintah Kota Banjar perlu terus senantiasa melakukan promosi baik... Baca selengkapnya.."Kegiatan Kelancaran Distribusi Produk Dalam Negeri Pengembangan Pasar Dan Distribusi Barang/ Produk/ Fasilitasi Promosi Dalam Negeri Dan Luar Negeri Melalui Pameran Apeksi 2016"

Penataan Kelembagaan Usaha Sejenis Tahun Anggaran 2016

Industri Mikro Kecil Menengah (IMKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, berperan dalam... Baca selengkapnya.."Penataan Kelembagaan Usaha Sejenis Tahun Anggaran 2016"

Penataan Kelembagaan Usaha Sejenis Tahun Anggaran 2016

penataan kelembagaan usaha
FacebookTwitterGoogle+LineWhatsAppShare

penataan kelembagaan usahaIndustri Mikro Kecil Menengah (IMKM) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional.

Industri Mikro, Kecil dan Menengah (IMKM) di Kota Banjar mengalami hambatan-hambatan dalam perkembangannya seperti, kesulitan dalam hal pemodalan, produktifitas usaha dan pemasaran. Hambatan-hambatan tersebut dikarenakan ukuran mereka yang kecil dan bergerak sendiri-sendiri. Kondisi yang sendiri-sendiri juga mengakibatkan  IMKM  di Kota Banjar sulit untuk menangkap informasi yang ada, sehingga sulit untuk mengembangkan usahanya.

Kondisi tersebut salah satunya berakibat pada sulitnya para pelaku usaha/IMKM memperoleh bantuan permodalan/sarana produksi dari pemerintah yang mensyaratkan badan hukum bagi IMKM calon penerima bantuan, untuk itu diperlukan penguatan manajerial dalam pengelolaan kelompok usaha dan membangun kekuatan sendiri dari para pelaku IKM melalui kerjasama dalam suatu kelompok Usaha di sentra IKM.

Dilatarbelakangi permasalahan tersebut diatas, Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Banjar akan melaksanakan “Kegiatan Penataan Kelembagaan Usaha Sejenis” Tahun Anggaran 2016, dengan harapan dapat memperkuat IKM yang menghasilkan produk sejenis, produksi yang sama  dalam satu lokasi.

Dengan adanya kegiatan “Kegiatan Penataan Kelembagaan Usaha Sejenis” diharapkan para pelaku IKM  dapat meningkatkan pemahaman manajemen kelompok dan kerjasama usaha bersama, guna meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknolog, inovasi dalam kelompok.

Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain : Terbentuknya SDM pengelola Kelompok Usaha/Asosiasi IMKM Kota Banjar; Meningkatnya kinerja pengelolaan Kelompok Usaha/Asosiasi IMKM Kota Banjar

Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri dengan Sasaran Para Pelaku IKM Gula Merah

pelatihan gula

pelatihan gulaDalam Pembangunan ekonomi daerah di era ekonomi sekarang ini, setiap daerah untuk dapat mengenali setiap potensi yang ada di wilayahnya. Pembangunan ekonomi daerah dilaksanakan berdasarkan kekhasan daerah dengan menekankan pada pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya alam potensial yang dimiliki untuk menciptakan peluang kerja dan menstimulasi aktivitas ekonomi baru.

Salah satu potensi yang ada dan sudah dikembangkan di Kota Banjar saat ini yaitu gula kelapa. Gula kelapa ini memiliki prospek pangsa pasar yang baik, karena gula kelapa selain dapat dikonsumsi langsung oleh konsumen juga bisa dijadikan bahan baku industri pengolahan makanan dan minuman.

Produk gula merupakan salah satu kebutuhan bahan pangan yang sangat penting bagi kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga maupun industri makanan dan minuman baik yang berskala besar maupun kecil. Gula menjadi sangat penting karena gula mengandung kalori yang dibutuhkan bagi kesehatan dan gula juga digunakan sebagai bahan pemanis utama yang digunakan oleh banyak industri makanan dan minuman.

Industri gula kelapa Kota Banjar sudah ada sejak lama. Industri tersebut memiliki peranan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga membantu dalam mengatasi pengangguran di Kota Banjar. Agar industri gula merah berkembang pesat, tentunya diperlukan peran serta Pemerintah dalam upaya memperkuat industri tersebut.

Pemerintah dalam hal ini adalah Pemerintah Daerah Kota Banjar melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dalam Tahun Anggaran 2016 akan melakukan kegiatan Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri Tahun Anggaran 2016, dengan sasaran para pelaku IKM gula merah Kota Banjar, tentunya dengan harapan  adanya pengembangan bagi pelaku IKM tersebut dalam upaya peningkatan daya saing.

Adapun tujuan dari Kegiatan Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri ini adalah  membina pelaku IKM gula merah Kota Banjar khususnya wilayah Kecamatan Langensari dalam upaya Meningkatkan kualitas produknya serta menciptakan diversifikasi produk berbahan baku gula merah.

Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain : Terbinanya IKM gula merah di Wilayah Kota Banjar; Menigkatnya kualitas produk IKM gula merah Kota Banjar; Adanya pembinaan dalam bentuk pengembangan IKM gula merah Kota Banjar; Adanya diversifikasi produk dari gula merah menjadi gula semut; Terciptanya wirausaha baru yang dapat menambah penghasilan IKM.