Operasi Pasar Murah di Kota Banjar

FacebookTwitterGoogle+LineWhatsAppShare

Operasi Pasar MurahKegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) kebutuhan pokok merupakan aktivitas kegiatan berbasis perdagangan komoditi pangan yang dilakukan oleh penyedia komoditi kebutuhan pokok dengan harga yang telah mendapat subsidi dari Pemerintah Daerah Provinsi.

Kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) Kebutuhan Pokok (kepok) ini merupakan salah satu bentuk antisipasi dari melemahnya nilai rupiah terhadap dollar serta datangnya musim kemarau yang berkepanjangan yang menyebabkan gagal panen di sejumlah daerah, hal ini tentu berdampak pada kenaikan harga sejumlah bahan pangan, hukum ekonomi selalu berlaku. Ketika permintaan terhadap barang utamanya kebutuhan pokok meningkat, maka harga – harga dipastikan juga ikut naik, bahkan di beberapa Daerah, terutama yang transportasinya sulit, barang – barang kebutuhan pokok tidak hanya harganya mahal, tetapi barangnya juga tidak tersedia. namun demikian, mudah – mudahan kondisi tersebut tidak sampai terjadi di wilayah Kota Banjar. Kalaupun ada kenaikan harga, semoga masih dalam tahap yang wajar, sehingga tidak menimbulkan gejolak ekonomi yang berlebihan yang berdampak pada inflasi, akan tetapi kita tetap harus mewaspadai melonjaknya harga dan terbatasnya persediaan beberapa kebutuhan pokok, karena jika sampai harga barang – barang kebutuhan pokok terus merangkak naik, maka dipastikan yang paling merasakan dampaknya adalah Saudara – Saudara kita yang berpenghasilan rendah.

Kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) Kebutuhan Pokok (kepok) memiliki nilai yang dapat kita lihat dari beberapa dimensi. Pertama, dimensi agama.  Artinya kegiatan pasar murah ini adalah bentuk ibadah sosial yang kita harapkan memiliki nilai ibadah di sisi Alloh SWT. Kedua, dimensi ekonomi. Pasar murah ini diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat yag kurang beruntung pada khususnya dan seluruh masyarakat Kota Banjar pada umumnya. Ketiga, dimensi sosial. Pada dasarnya kegiatan seperti ini merupakan bentuk perasaan senasib – sepenanggungan. Kegiatan seperti ini adalah wujud konkrit semangat kebersamaan dan kegotong royongan yang selama ini telah terbangun dan terpelihara baik di dalam masyarakat, saling membantu, saling peduli, dan saling berbagi  dapat terus kita perkuat demi keutuhan bangsa yang kita cintai ini.

Adapun makdud dan tujuan dari  kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) ini adalah membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari melalui subsidi yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang semakin memperberat beban masyarakat, yang berdampak semakin tingginya inflasi.

Pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) kebutuhan pokok Tahun 2017 di Kota Banjar dilaksanakan di 1 (satu) titik, yaitu di wilayah Kecamatan Purwaharja. Pembukaan dilaksanakan di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan oleh Wakil Walikota Banjar yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Banjar, Dinas Perindag Prov. Jawa Barat, Forum Konsultasi Daerah Kota Banjar, Kepala OPD terkait, Camat se-Kota Banjar dan para Kepala Desa/Lurah se-Kota Banjar.

Pada acara pembukaan, Wakil Walikota Banjar memberikan simbolis kepada penerima OPM yang mewakili 4 (empat) Kecamatan. Setiap penerima OPM mendapatkan 5 kg beras jenis premium dalam kemasan, 3 kg gula Kristal putih ber-SNI dalam kemasan dan 3 kg minyak goreng kemasan.

Pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) tahun 2017 tingkat Kota Banjar dilaksanakan di 1 (satu) titik pada Tanggal 19 Juni 2017, dipusatkan di Kecamatan  Purwaharja berlokasi di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, yang meliputi 4 (empat) Kecamatan, yaitu Kec. Purwaharja, Kec. Banjar, Kec. Pataruman dan Kec. Langensari.

Jenis komoditas kebutuhan pokok (kepok) yang disediakan untuk kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM)  tahun 2017 meliputi :

  1. Beras premium produksi dalam negeri pengadaan berjalan.
  2. Gula kristal putih bukan rafinasi.
  3. Minyak goreng kemasan produksi dalam negeri ber-Standar Nasional Indonesia (SNI).
  4. Telur ayam dalam negeri, dan
  5. Daging sapi

Adapun jenis komoditas kebutuhan pokok (kepok) yang disediakan pada kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) Tahun 2017 di Kota Banjar meliputi :

  1. Beras premium produksi dalam negeri pengadaan berjalan.
  2. Gula kristal putih bukan rafinasi.
  3. Minyak goreng kemasan produksi dalam negeri ber-Standar Nasional Indonesia (SNI).

Komoditi telur ayam dan daging sapi tidak diambil dengan alasan bahwa komoditi tersebut rentan pecah/rusak/bau dan ber-resiko dalam pendistribusian barangnya.(DISKUKMP Kota Banjar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.