Kegiatan Penyelenggaraan Pelatihan Kewirausahaan

FacebookTwitterGoogle+LineWhatsAppShare

Sebagaimana kita ketahui bahwa peran stategis ukm ditengah kehidupan ekonomi nasional telah membuktikan kontribusinya disamping menjadi andalan hidup bagi sebagian besar masyarakat Kota Banjar, juga menyerap lapangan kerja yang cukup tinggi. Kita harus berani mengakui adanya kendala dan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mengelola usaha dibidang manajemen usaha maupun pengelolaan keuangan masih rendah dalam pengaplikasian. Hal tersebut mengakibatkan tujuan yang seharusnya dapat dicapai melalui UMKM yaitu meningkatkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat sulit dicapai, hal inilah salah satu pemicu terjadinya krisis kepercayaan terhadap UMKM.

Penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM merupakan salah satu alternative upaya peningkatan dalam pengelolaan terutama dalam upaya pencapaian dan peningkatan kesejahteraan para pengelola UMKM.

Penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan dimaksud untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha UMKM yang pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan hasil usaha yang optimal sehingga terwujud UMKM yang tangguh dan mandiri. 

Kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan tahun anggaran  2015 dilaksanakan dari mulai hari Selasa, 20 Oktober s/d  Kamis 22 Oktober 2015.

Kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan pada Dinas Perindagkop Kota Banjar dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perindagkop Kota Banjar. Narasumber pertama disampaikan oleh Kepala Dinas Perindagkop Kota Banjar yang membahas mengenai perkembangan UMKM yang berada di wilayah Kota Banjar dengan berbagai bentuk usaha dan permasalahan yang dapat menjadi bahan pembinaan lanjutan Dinas Perindagkop sebagai dinas yang membidangi UMKM. Narasumber kedua disampaikan oleh SKB yang membahas mengenai manajemen kewirausahaan yang perlu dilaksanakan oleh para pelaku UMKM dalam memanaj perusahaannya kearah yang lebih baik. Narasumber ketiga disampaikan oleh saudara Dadi, ST beliau memberikan materi mengenai manajemen pemasaran yang penting bagi pelaku UMKM ini dikarenakan kadang pemasaran merupakan salah satu kendala pelaku UMKM dalam pengembangan usahannya. Narasumber keempat disampaikan oleh Dra. Hj. Maysaroh baliau memberikan materi mengenai akuntansi sederhana yang dititik beratkan pada perhitungan rugi laba dan harga pokok produksi, ini untuk menunjang pemahaman para pelaku UMKM dalam memperhitungkan usahanya sehingga dapat dilihat sejauhmana perkembangan dan keuntungan terhadap usaha yang dijalankan oleh UMKM. Narasumber kelima disampaikan oleh Bpk. Jaja yang merupakan pemilik toserba pajajaran deliau menyampaikan materi mengenai kiat sukses wirausaha, beliau banyak memberikan motifasi dan pemahaman-pemahaman berdasarkan pengalaman yang telah beliau hadapi selama menjalankan usahanya dari mulai kecil hingga sekarang sudah maju dan menjadi besar. Narasumber ke enam disampaikan oleh Bank BJB dengan materi mengenai permodalan, ini untuk memberikan pemahaman kebada para pelaku umkm yang mempunyai permasalahan dalam segi permodalan, sehingga bisa difasilitasi oleh perbankan dengan prosedur yang berlaku di bank tersebut. Narasumber yang terakhir memberikan materi mengenai pegembangan usaha, sehingga para pelaku umkm tidak hanya terpaku pada satu jenis usaha saja tetapi dapat dikembangkan dengan melihat peluang yang ada. (Dinas Perindagkop Kota Banjar)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.